twitter


Bagi saya, seorang mahasiswa adalah jiwa-jiwa yang tidak boleh mudah berputus asa.
Bagi saya, seorang mahasiswa seharusnya pantang berpangku tangan.
Bagi saya, seorang mahasiswa terus bergerak melawan kekalahan.

namun di mata saya, banyak mahasiswa yang lebih suka menghabiskan waktu sia-sia.
namun di mata saya, banyak mahasiswa yang takut untuk berubah.
namun di mata saya, banyak mahasiswa yang tampak hampa.

sehingga menurut saya, buku ini layak dijadikan mata air pengisi kekosongan dalam jiwa mahasiswa.


Rhenald Kasali hadir dengan bukunya yang begitu menginspirasi. Dicetak dengan glossy paper dan full color membuat saya betah membaca setiap detil halamannya. Buku ini didesain dengan dua kolom, kolom pertama diisi teks utama sedangkan kolom kedua diisi penjelasan atau kutipan-kutipan penyemangat.
Buku ini mengajarkan kita bagaimana menjadi manusia yang berjiwa pemimpin level 5. Apa itu pemimpin level 5? Sebelumnya Rhenald Kasali menjelaskan bahwa terdapat beberapa tingkatan pemimpin mulai dari pemimpin yang hanya menjabat karena dilantik, hingga pemimpin yang mampu menjadikan orang lain pemimpin juga. Deskripsi yang terakhir inilah definisi pemimpin level 5, yaitu pemimpin yang tidak hanya menginspirasi, pemimpin yang tidak hanya diteladani, pemimpin yang tidak hanya dikagumi, namun juga pemimpin yang mampu membuat orang lain bergerak untuk menjadi pemimpin berikutnya.
Sebagai mahasiswa kedokteran, tidak ada salahnya buku semacam ini masuk menjadi jajaran buku bacaan wajib di samping buku-buku kedokteran lainnya. Pun demikian bagi mahasiswa jurusan lain. Karena dalam Islam juga telah diajarkan bahwa setiap orang adalah pemimpin, minimal bagi jiwa dan raganya sendiri.
So, tunggu apa lagi?! Cari dan lahap habis buku ini. And Start to change yourself!


Lelah. . Itulah yang kurasakan di penghujung hari. Dengan kondisi tubuh kurang fit, hari ini aku menghabiskan 6 jam dalam aktivitas-aktivitas yang membuatku tercenung. Ya. Jualan itu sulit.
Bagi orang sepertiku, bank relasi itu belum begitu banyak. Dan hari ini aku belajar bahwa buruh dengan gaji perjam tak sampai 1000 itu ternyata memang ada.
Aku ingin menangis dan menyerah.
Jika misalnya aku mengajar privat dan terkadang mendapat bayaran 35.000-40.000 sekali pertemuan, itu adalah jumlah yang sangat harus kusyukuri.
Terkadang sehari aku ngajar 3 anak dan mendapat 100ribu lebih selama 5 jam, merupakan jumlah yang banyak dibanding 6 jam hari ini yang habis dalam kelelahan semata.
Kata ibuku, harga seseorang dilihat dari ijazahnya. Ternyata, di dunia ini, memiliki ijazah dan prestasi yang baik dalam dunia akademik memang penting bagi orang yang memutuskan memasuki dunia akademik.
Begitu pula dalam dunia kerja. Apabila seseorang memiliki kreativitas dan inovasi tinggi dengan keterampilan baik, tentu bekerja adalah kepuasan tertinggi karena gaji yang akan ia dapat juga baik.
:)
Do the best!

Don't Ever Forget Why You were Born to This World!

Remember Your Creator, Your Majesty, Your Almighty, Your God, ALLAH in every single second you have. .