twitter


Aku merasa menuliskan apa yang terjadi pada hidupku membuatku lebih bijaksana. Kebijaksanaan tercermin dalam laku yang mewujud atas dasar pemikiran sebelumnya. Bagi orang-orang yang bijak, berpikir dalam tenggat waktu milisekon mungkin-mungkin saja, sehingga segala hal yang dilakukannya penuh perhitungan.

Setelah kupertimbangkan, ada baiknya perasaan yang kurasakan kepada lawan jenis sebaiknya hanya  aku sendiri yang tahu, dan tentu saja leptopku ini. Intinya, aku senang sekali bisa ketemu sama x hari ini. Aku melihat sosoknya, yang dulu tuh di pikiranku isinya Cuma laki-laki penuh kekurangan, tapi sejak kapan entah aku sendiri gak tau, di mataku dia tampak manis. Huek. Hahaha.

Jijik banget gak sih bahasaku. Oh iya tadi aku juga ketemu pasien ganteng yang dioperasi di mata kaki luar sebelah kiri. Haha. Besok dah gak tak follow up deh, padahal guanteng rek. Wkwk.

Yang bermakna hari ini adalah anestesi. Anestesi ini begitu melelahkan, baru hari pertama aja dah kayak mau copot kakiku, butuh diservis deh. Padahal jujur nih dulu-dulu kalo liat kerjaan anestesi, agak tak remehin, soalnya kerjaannya kayaknya sepele, simple. Wooh tapi ternyata seorang anestesiologis tu harus all out, yah sama seperti spesialis di ruang operasi yang lain.

Hal lain yang menjadi perhatianku hari ini adalah aku banyak melakukan kekonyolan di ruang operasi. Mulai dari salah nyolokin infus, trus lola banget, salah pencetlah, dll. Pokoknya kikuk banget, dan alam bawah sadarku berusaha memaklumi bahwa ini semua terjadi karena aku sudah lama tidak masuk ke ruang operasi. Hal ini berimplikasi banyak hal dalam hatiku, di masa depan, aku mungkin akan semakin asing dengan ruang operasi, padahal aku ngerasain di sini tuh seru banget. Banyak hal yang bisa aku gali, aku rasain, aku peroleh, nggak membosankan lah, amazing, tapi ya capek.

Seneng deh, hari ini aku bisa ngaos satu juz. Alhamdulillaah. Em.. hal positif lain yang terjadi hari ini adalah jualanku pada laku. Selain itu, aku bersyukur bisa menjadi dokter muda, bisa hidup sehat sampai sekarang, bisa memiliki beragam kegiatan seperti sekarang. What a life. J

Kayaknya besok bakal lebih seru. Aku berjanji pada diriku untuk menikmati setiap detik kehidupanku. Wong aku ga tau sampe kapan Allah mempercayakan bumi dan seisinya ini untuk kunikmati. Jadi aku akan menjalani semua ini dengan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin, berbuat baik pada sesama, banyak bersyukur, dan antingeluh. Terima kasih ya Allah, atas segala hal yang justru membuatku belajar, dan bertambah kuat. Terima kasih ya Ibu dan Bapak, atas segala kondisi dan situasi yang justru membuatku makin tegar dan tabah. Terima kasih semuanya. Aku bahagia dengan hidupku, dan aku akan terus hidup sebaik-baiknya. Bismillaah. Temani aku yaa. J

 

0 comments:

Post a Comment

Ayoooo. . . . dikomen yaaa .. . . . .

Don't Ever Forget Why You were Born to This World!

Remember Your Creator, Your Majesty, Your Almighty, Your God, ALLAH in every single second you have. .