twitter


Semua orang berhak merasa lemah. Hak itu kadang kuambil dalam masa-masa tertentu, kusebut itu PMS. Saat-saat aku begitu sensitif mendengar orang bercanda kepadaku, padahal biasanya aku santai-santai aja diejek dan dibully. Akhirnya yang kerasa imbasnya siapa lagi kalo bukan teman-temanku itu. mereka sampe ngerasa nggak enak gara-gara aku bikin tulisan di blog.

Kalo aku lagi PMS tuh emang beda dari waktu-waktu biasa. Dan PMS tu sindrom yang eksis banget dalam kehidupanku. Saat-saat nunggu dateng bulan gitu, emosiku sering naik turun. Manic dan depresinya muncul dalam bentuk yang aneh. Aku sering mudah tersinggung, labil, blur banget lah. Ati-ati deh orang yang ada di dekatku, bisa kena semprot atau kena statement yang yah nyelekit. Hahaha.

Dan setelah masa PMS itu berlalu, aku sering dapet komplen dari teman-teman, kok kamu sensitive banget sih bla bla. Dan aku punya kalimat sakti yaitu semua orang berhak merasa lemah. Hoho. Saat aku merasa lemah itulah aku merasa butuh dukungan, butuh telinga lebar buat nampung unek-unekku, dan butuh hati yang lapang dan jembar buat nadahi kata-kataku yang sentimental. Yah, harap maklum. Namanya juga lagi PMS.

0 comments:

Post a Comment

Ayoooo. . . . dikomen yaaa .. . . . .

Don't Ever Forget Why You were Born to This World!

Remember Your Creator, Your Majesty, Your Almighty, Your God, ALLAH in every single second you have. .